Studi Cross Sectional Pelayanan Informasi Obat Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Keberhasilan Terapi Pasien Usia Lanjut Di Rawatan Inap Penyakit Dalam RSUP Dr. M. Djamil Padang

Helmi Arifin, Widya Kardela, Hafizah Hafizah

Sari


Diabetes melitus tipe 2 adalah penyakit gangguan metabolik yang ditandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin. Diabetes pada usia lanjut berbeda secara metabolik dengan diabetes pada kelompok usia lainnya, sehingga diperlukan pendekatan terapi pada kelompok usia ini. Salah satu permasalahan utama pengobatan Diabetes melitus (DM) tipe 2 adalah rendahnya kepatuhan pasien terhadap pengobatan dan kurangnya pemahaman terhadap instruksi pengobatan hipoglikemik oral pada terapi DM tipe 2. Kepatuhan dalam mencapai keberhasilan pengobatan dapat ditingkatkan dengan pemberian informasi obat (PIO) yang dapat mempengaruhi tingkat pemahaman pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelayanan informasi obat Diabetes melitus tipe 2 terhadap keberhasilan terapi pasien usia lanjut di RSUP DR. M. DJAMIL Padang. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional yang dilakukan pada bulan April - Juli 2019 dengan sampel 18 responden pasien Diabetes melitus tipe 2. Kuesioner yang digunakan telah dilakukan uji validitas serta reabilitas. Penentuan sampel dilakukan dengan cara non probability sampling, berdasarkan kriteria inklusi dari penelitian. Berdasarkan uji regresi linear didapatkan nilai T = 1,999 p= 0,000 (p < 0,05) dan nilai R square sebesar 0,382 atau 38,25%. Pelayanan informasi obat  berpengaruh terhadap keberhasilan terapi pasien diabetes melitus tipe 2 usia lanjut.


Kata Kunci


Pelayanan Informasi Obat; Keberhasilan Terapi; Diabetes Melitus; Usia Lanjut

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ahmad, SI. (2012). Diabetes, an old disease a new insight. Advances in Experimental Medicine and Biology. 771 (1): 356-380.

Davey, P. (2005). At a Glance Medecine. Jakarta: Erlangga.

Dipiro, J. T., Talbert, R. L., Yee, G. C., Matzke G. R., Wells, B. G., Posey, L, M. (2008). Pharmacotherapy A Pathophysiologic Approach (7th Edition). USA: McGraw-Hill

Hee Lee T and Seol Kim Y, (1999). The Influence of Race, Society, Diet and Exercise on Treatment Outcome. In: Diabetes in the New Millenium. Editor: John R. Turtle. The Endocrinology and Diabetes Research Foundation of the University of Sidney: 1999.

Kurniawan, W. K., dan Chabib, L., (2010). Pelayanan Informasi Obat Teori dan Praktik. Graha Ilmu: Yogyakarta.

Lanik, A. D. (2012). Preconception counseling. Primary Care: Clinics in Office Practice, 39(1), 1-16.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2006) Konsep Pengolahan dan Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta.

Salema NE, Elliot RA. Glazebrook C.A. . (2011). Systematic Review of Adherence-enhacing Interventions in Adolescents Health. 49(5): 455-466.

Trihendradi C. (2011). Langkah Mudah Melakukan Analisis Statistik Menggunakan SPSS 21. Yogyakarta: Penerbit Andi.

World Health Organization (WHO). (2006). Global Report On Diabetes. England: World Health Organizatio




DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v12i1.270

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##