Hubungan Tingkat Pendapatan dan Pengetahuan Pasien Terhadap Pembelian Obat Keras tanpa Resep
Sari
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Antari, N. P. U., & Putra, A. S. (2016). ( Knowledge Level on Medicine Handling in Self Medication and Its Effect. L Ilmiah Medicamento, 2(2), 53–57.
Artha Yuliana Sianipar, M., Masyithah Thaib, C., Farmasi, D., & Farmasi dan Ilmu Kesehatan, F. (2020). Penyuluhan Efek Samping Obat Tanpa Resep Dokter Yang Dapat. Jurnal Abdimas Mutiara, 1(2), 86–89.
Asnasari, L. (2017). Hubungan Pengetahuan Tentang Swamedikasi Dengan Pola Penggunaan Obat Pada Masyarakat Dusun Kenaran, Sumberharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta. Skripsi FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA, 1–54. https://repository.usd.ac.id/16343/2/148114031_full.pdf
Candradewi, S. F., & Kristina, S. A. (2017). Gambaran pelaksanaan swamedikasi dan pendapat konsumen apotek mengenai konseling obat tanpa resep di wilayah Bantul. Pharmaciana, 7(1), 41. https://doi.org/10.12928/pharmaciana.v7i1.5193
Dewi, N., & Juliadi, D. (2021). Faktor Penyebab Perilaku Penjualan dan Pembelian Antibiotik Tanpa Resep Dokter. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 4(2), 19–25. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol4no2p19-25
Fauzia, R. R. (2019). Budaya Hukum Apoteker dalam Pemberian Informasi, Edukasi dan Penyerahan Obat Keras (Daftar G). Sintax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 4(10), 125–138.
Hidayati, A., Dania, H., & Puspitasari, M. D. (2018). Tingkat Pengetahuan Penggunaan Obat Bebas Dan Obat Bebas Terbatas Untuk Swamedikasi Pada Masyarakat Rw 8 Morobangun Jogotirto Berbah Sleman Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Manuntung, 3(2), 139. https://doi.org/10.51352/jim.v3i2.120
Ismaya, N. A., Romlah, S. N., Fatulloh, R. S., Ratnaningtyas, T. O., & Hasanah, N. (2020). Interpretasi Kepuasan Konsumen Terhadap Pelayanan Obat Tanpa Resep Terhadap Kepuasan Konsumen. Edu Masda Journal, 4(2), 95. https://doi.org/10.52118/edumasda.v4i2.101
Parumpu, F. A., & Kusumawati, A. (2018). Faktor – Faktor Keputusan Pembelian Obat Anti Hipertensi Pada Pelayanan Non Resep Di Apotek Wilayah Kecamatan Palu Selatan. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 1(3), 88–92. https://doi.org/10.31934/mppki.v1i3.310
Paskalia D, Djawaria A, Setiabudi I, Prayitno A, S. E. (2016). Faktor penyebab perilaku penjualan dan pembelian antibiotik tanpa resep dokter di apotek Kota Surabaya. Calyptra, 2(2), 1–12.
Prihartini, N., Yuniar, Y., Susyanty, A. L., & Raharni, R. (2020). Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit dan Puskesmas di 11 Provinsi di Indonesia. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 10(1), 42–49. https://doi.org/10.22435/jki.v10i1.1697
Robiyanto, R., Aspian, K., & Nurmainah, N. (2019). Keberadaan Tenaga Apoteker dan Evaluasi Pelaksanaan Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas Wilayah Kota Pontianak. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 6(2), 121. https://doi.org/10.25077/jsfk.6.2.121-128.2019
Rokhman, M. R., Widiastuti, M., Satibi, S., Fatmawati, R. F., Munawaroh, N., & Pramesti, Y. A. (2017). Penyerahan obat keras tanpa resep di Apotek. Jurnal Manajemen Dan Pelayanan Farmasi, 7(3), 115–124.
Salamah, E. N., & Ulinnnuha, N. (2017). Analisis Pola Pembelian Obat dan Alat Kesehatan di Klinik Ibu dan Anak Graha Amani dengan Menggunakan Algoritma Apriori. Inform : Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi, 2(1), 1–6. https://doi.org/10.25139/inform.v2i1.401
DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v14i2.471
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##




