Pengaruh Pemberian Gambir dari Uncaria gambir (Hunter) Roxb terhadap pH dan Tukak Lambung pada Tikus Putih Jantan

Suhatri Suhatri, Zet Rizal, Debhi Mutiara Iryanda

Sari


The effect of gambir Uncaria gambir (Hunter) Roxb on pH and gastric ulcers in male rats induced by 1 mL/200 gram body weight by oral admistration. The parameter taken to asses antiulcer activity were change of gastric acid pH and ulcer index to normal condition. The result indicate that the gambir Uncaria gambir (Hunter) Roxb at doses of 20 mg, 40 mg and 80 mg/Kg BB body weight significantly decreases the ulcer index with curative ratio were 51.93 %, 55.98 % and 63.90 % (Gambir of two days) and 68.43 %, 77.69 % and 82.61 % (Gambir of four days) with respect to control group. The gambir at 20 mg, 40 mg and 80 mg/Kg BB body weight also significanthy decrease the gastric acid pH to its normal value (P<0.05).

Kata Kunci


Uncaria gambir (Hunter) Roxb; gastric ulcers; male rats

Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Badan Pengawasan Obat dan Makanan RI. (2007). Pengembangan dan Pemanfaatan Obat Bahan Alam. Acuan Sediaan Herbal Vol 3 Ed I. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. Jakarta.

Bakhiar, A. (1991). Manfaat Tanaman Gambir. Makalah Penataraan Petani dan Pedagang Pengumpul Gambir di Kecamatan Pangkalan Kabupaten 50 Koto. 29-30 November 1991. FMIPA Unand, Padang.

Departemen Kesehatan RI. (2008). Farmakope Herbal Indonesia. (Edisi pertama). Jakarta: Kementrian Kesehatan RI, Jendral Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan.

Ilyas, A., Ika T., Bakhtiar, A. (2004). Formulasi Krim Gambir Murni sebagai Antiacne, Makalah Poster seminar Nasional TOI XXVI, 7-8.

Julius. (1992), Patogenesis Tukak Peptik, Cermin Dunia Kedokteran. Vol : 79, hal 9- 13

Kresnawaty, I, dan Zainudin, K. (2009). Aktifitas antioksidan dan antibakteri dari Derivat Metil Ekstrak Etanol Daun Gambir. Jurnal Litti, vol 15, no 4 hal 145- 151.

Lucida, H., Bahtiar, A., & Putri, A.W. (2007). Formulasi Sediaan Antiseptik Mulut dari Katekin Gambir. Jurnal Sains Teknologi Farmasi, vol 12, no 1, hal 1-7 Padang.

Nazir, N. (2000). Gambir Budidaya Pengolahan dan Prospek Diversivikasi.Yayasan Hutanku, Sumatera Barat.

Pambayun, R., Santoso, B., Tampubolon, O.H., Wijaya, A. (2014). Interaksi pH dan Ekstrak Gambir pada Pembuatan Edibel Film Antibakteri. Jurnal Agriteg, Vol 34, No1, hal 8-13.

Toripah, S.S., Abidjulu, J., Wehantouw, F. (2014). Aktivitas Antioksidan dan Kandungan Total Fenolik Ekstrak Daun Kelor (Moringga Oleifera LAM). Jurnal Ilmiah Farmasi, Vol 3, No 4, ISSN: 2302-2493, hal 37-43.

Vogel, H.G. (2002) Drug Discovery and Evaluation Pharmacological Assays, 2nd ed., Germany:Springer-Verlag Berlin Heidelberg.

Wilson, L., and Price., S.A. (1992). Lambung dan Duodenum dalam Sylvia A.P,L.M. Wilson, Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit, (Edisi-4), diterjemahkan oleh Brahmu Pendit, dkk. Jakarta Penerbit Buku Kedokteran EGC.




DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v7i1.120

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

https://montes.da.upm.es/

https://csdmm.da.upm.es/

slot gacor hari ini