Analisis Pengawet Nitrit Pada Daging Sapi Dengan Spektrofotometri Uv-Vis
Sari
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDF (English)Referensi
Bintoro, P.V. (2009). Peranan Ilmu dan Teknologi dalam Peningkatan Keamanan Pangan Asal Ternak (cetakan 1). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Badan POM RI. (2013). Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 36 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pengawet. Jakarta : Badan POM RI.
Departemen Kesehatan RI. (1995). Farmakope Indonesia (Edisi IV). Jakarta : Departemen Republik Indonesia.
Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan Cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian. Vol.I No.3. Hal: 117-135.
Prasetyo, A & Kendriyanto. (2010). Kualitas Daging Sapi dan Domba Segar yang Disimpan pada Suhu Dingin dengan Pengawet Asap Cair. Ungaran : Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah.
Usmiati, S. (2010). Pengawetan Daging Segar dan Olahan. Bogor : Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian.
Vogel. (1985). Buku Teks Analisis Anorganik Kualitatif Makro dan Semi Mikro (Edisi V). Jakarta : Kalman Media Pusaka
Vries, J. (1997). Food Safety and Toxicity. Hal. 23, CRC Press, New York.
Wahyudi, H. (2007). Keracunan Nitrat dan Nitrit. Tanggal akses 10 Mei 2014 dari http;//www.klilharry.wordpress.
Winarno, F, G. (1984). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta : Gramedia.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0.


