UJI AKTIVITAS FRAKSI DARI EKSTRAK AKAR KANGKUNG (Ipomoea aquatica Forssk.) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans
Sari
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Andries, R. J., Gunawan, P. N., & Supit, A. (2014). Uji efek antibakteri ekstrak bunga cengkeh terhadap bakteri Streptococcus mutans secara In-vitro. Jurnal e- Gigi (eG), 2, (2), 1-7.
Dalimartha, S. (2006). Atlas tumbuhan obat indonesia. (Jilid 4). Jakarta: Puspa Swara.
Davis, W. W., & Stout, T. R. (1971). Disc plate method of microbiological antibiotic assay. Journal of microbiology, 22, (4), 659-665.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1995). Materia medika indonesia. (Jilid VI). Jakarta: Direktorat Jenderal Pengawasan Obat Dan Makanan
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2000). Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat. Jakarta: Departemen Kesehatan RI.
Djamal, R. (1990). Prinsip–prinsip dasar bekerja dalam bidang kimia bahan alam. Padang: Universitas Baiturahma.
Dwidjoseputro, D. (1978). Dasar-dasar mikrobiologi. Malang: Djambatan.
Harborne, J.B. (1987). Metode fitokimia penentuan cara modern menganalisis tumbuhan. (Edisi kedua). Bandung: ITB
Holetz, F.B. (2002). Screening of some plants used in brazilian folk medicine for
the treatment of infectious disease. Journal of Boline International, 97, (7),1027-1031.
Lay, B. W. (1994). Analisis mikroba di laboratorium. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muljono, P., Fatimawali., & Manampiring, A. E. (2016). Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun mayana jantan (Coleus atropurpureus Benth) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus Sp. dan Pseudomonas Sp. Jurnal e-Biomedik (eBm), 4, (1), 164-172.
Ningsih, A. N., Mansyurdin., & Maideliza, T. M. (2016). Perkembangan aerenkim akar kangkung darat dan kangkung air. Jurnal Biologi, 9, (1), 37-43.
Novianti, D. (2013). Efektivitas infus daun sirih sebagai antibakteri streptococcus mutans penyebab karies gigi. Jurnal sainmatika, 10, (1), 7-10.
Purwanto, S. (2015). Uji aktivitas antibakteri fraksi aktif ekstrak daun senggani (Melastoma malabathricum L) terhadap Escherichia coli. Jurnal keperawatan sriwijaya, 2, (2), 84-92.
Rijayanti, R. P. (2014). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun mangga bacang (Mangifera foetida L.) terhadap Staphylococcus aureus secara invitro. (Skripsi). Tanjungpura: Fakultas Kedokteran.
Rifdayani, N., Budiarti, L. Y., & Carabelly, A. N. (2014). Perbandingan efek bakterisidal ekstrak mengkudu (morinda citrifolia liin) 100% dan povidone iodine 1% terhadap streptococcus mutans in vitro. Jurnal kedokteran gigi, II, (2), 1-6.
Riwandy, A., Aspriyanto, D., & Budiarti, L. Y. (2014). Aktivitas antibakteri ekstrak air kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans in vitro. Jurnal kedokteran gigi, II, (1), 60-64.
Rusdi, N. K., Sediarso., & Fadila, S. H. (2010). Uji aktivitas antibakteri fraksi etanol 70% dari ekstrak daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (screff) Boerl.) terhadap bakteri Streptococcus mutans. Jurnal farmasains, 1, (2), 89-94.
Sembiring, E., Sangi, M. S., & Suryanto, E. (2016). Aktivitas antioksidan ekstrak dan fraksi dari biji jagung (Zea mays L.). Jurnal Chem. Prog., 9, (2), 16-24.
Yadav, R., & Agarwala, M. (2011). Phytochemical analysis of some medicinal plants. Journal of phytology, 3, (12), 10-14.
Yuliana, A., & Albert. (2013). Aktivitas kangkung air (Ipomoea aquatica) terhadap jamur Pityrosporum ovale hasil isolasi secara in vitro. Jurnal kesehatan bakti tunas husada, 9, (1), 1-6.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0.


