Penetapan Kadar Flavonoid Rutin pada Daun Ubi Kayu (Manihot Esculenta Crantz) Secara Spektrofotometri Sinar Tampak
Sari
Penelitian tentang penetapan kadar flavonoid rutin pada daun ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) secara spektrofotometri sinar tampak telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar flavonoid rutin pada daun ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) dengan menggunakan spektrofotometer sinar tampak. Penetuan kadar flavonoid rutin pada daun ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) ditentukan berdasarkan nilai absorbansi yang di ukur pada panjang gelombang sinar tampak 416 nm dengan penambahan pereaksi aluminium klorida dan menggunakan pembanding rutin. Hasil penelitian menunjukan kadar flavonoid yang diperoleh dari daun ubi kayu (Manihot esculenta Crantz) adalah 4,987% dimana kadar tersebut dihitung sebagai kadar flavonoid rutin yang terdapat pada daun ubi kayu (Manihot esculenta Crantz).
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Bakhtiar, A. (1992). Isolasi Rutin dari Ubi Kayu (Manihot utilissima) Menggunakan Resin Amberlit XAD4. Padang: Andalas University
Bernadi. (2000). Uji Aktivitas Ekstrak Daun Singkong (Manihot utilissima Pohl) yang Mengandung Rutin sebagai Bahan Tabir Matahari. (Skripsi). Surabaya.
Chang, CC., Yang, M., Wen, HM., Chern, JC.(2002). Estimation of Total Flavanoid Content in Propolis by Two Complementary Colorimetric Methods, China. Jurnal of Food and Drug Analysis. 10, (3), 178-182.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2000). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. (Edisi 1). Jakarta: Direktorat Jendral Pengawasan Obat dan Makanan
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2008). Farmakope Herbal Indonesia. (edisi1). Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1985). Cara Pembuatan Simplisia. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Harmita. (2004). Petunjuk Pelaksanaan Validasi Metode dan cara Perhitungannya. Majalah Ilmu Kefarmasian, 1 (3), 117-135
Kar, A. (2014). Farmakognosi & Farmakobioteknologi Vol. 1 Edisi 2). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Pourmorad, F., Hosseinimehr, S.J., Shahabimajd, N. (2006). Antioxidant Activity, Phenol and Flavanoid Content of Some Selected Iranian Medicinal Plants. African Journal of Biotechnology. 5 (11), 1142-1145.
Nurdiana, A.R. 2013. Uji Ekstrak Daun Singkong (Manihot utilissima) terhadap jumlah Neutrofil pada Proses Penyembuhan Luka tikus. (Skripsi). Jember.
Rani, P. S., Nagasowjanya, G., Ajitha, A., & Maheswarao, V. U. (2015). Aquametry – the moisture content determination. World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, 4,(8), 556-580.
Soetanto, E. 2001. Membuat Patilo dan Krupuk Ketela. Penerbit Kanisius, Yogyakarta.
Watson, D.G. (2009) Analisis farmasi: Buku Ajar untuk Mahasiswa Farmasi dan Praktisi Kimia Farmasi. (Edisi 2). Penerjamah: W.R. Syarief. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v12i1.268
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##




