PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA ( Hylocereus polyrhizus ) RIMPANG BANGLE ( Zingiber purpureum Roxb ) UNTUK PEMBUATAN KRIM PILIS SEBAGAI ALTERNATIF TERAPI TRADISIONAL PERAWATAN NIFAS

Panji Ratih Suci, Valiandri Puspadina, Rifky Tri Rastiasari, Putri Afifatus Qumairoh, Zaimmatul Masruroh

Sari

AbstrakTingkat kesadaran pada masyarakat Indonesia akan adanya bahaya produk kosmetik yang terbuat dari bahan kimia yang dapat membuat mereka cenderung lebih memilih produk yang berasal dari bahan alami yang aman di kulit. Krim pilis dari bahan alami adalah krim yang terbaut dari campuran bahan alam yang dapat digunakan sebagai pewarna alami. Tujuan: untuk mengetahui ekstrak rimpang bangle yang dapat digunakan pada sebagaiantioksidan dan penggunaan hasil limbah kulit buah naga digunakan sebagai antioksidan dan digunakan sebagaipewarna alami di dalam krim pilis. Metode : penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif yang di mana mendeskripsikan evaluasi uji fisik krim yang meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH,uji daya sebar dan uji kesukaan. Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa sediaan krim pilis telah memenuhi persyaratan yang baik akan tetapi pada uji daya sebar tidak memenuhi karena tidak adanya propilen glikol yang dapat mempengarui sifat alir dan stabilitas dalam sediaan krim Kesimpulan : formulasi sediaan krim pilis rimpang bangle dan limbah kulit buah naga telah memenuhi persyaratan uji mutu fisik dan dapat digunakan untuk sediaantepada sediaan tersebut

Kata Kunci

pilis, krim, uji mutu fisik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Paryono dan Ari Kurniarum. 2013. Kebiasaan Konsumsi Jamu Untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Pada Saat Hamil Dan Setelah Melahirkan Di Desa Kajoran Klaten Selatan

Badan POM RI (2019). Keputusan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 32 Tahun 2019 tentang Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan. Jakarta : Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.

Fhadilla Amelia, S. G. Mengenal Pilis " Si Jamu Oles ". Januari 19, 2018.

Bernad C, Yenie E, dan Heltina D. 2012. Ekstraksi zat warna dari kulit manggis. Jurnal Teknik Kimia.

Depkes RI, 2014, Farmakope Indonesia Edisi Kelima, Direktorat Jendral Pengawasan Obat Dan Makanan, Jakarta.

Faradiba. 2011. Formulasi Salep Ekstrak Dietir Eter Daging Buah Pare (Momordica charantia L.) dengan Berbagai Variasi Basis. Majalah Farmasi dan Farmakologi. 15(1):40-46.

Anwar, E., 2012, Eksipien Dalam Sediaan Farmasi (Karakterisasi dan Aplikasi), Dian Rakyat, Jakarta.

Hermawati Y, Ainur R, dan Poncojari W. 2015. Pengaruh konsentrasi asam sitrat terhadap karakteristik ekstrak antosianin daun jati serta uji stabilitasnya dalam es krim. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. 21 Maret 2015.

Setyowati, H., Hanifah, H. Z., dan Nugraheni, R. P. 2013. Krim Kulit Buah Durian (Durio zibethinus L.) sebagai Obat Herbal Pengobatan Infeksi Jamur Candida albicans. Media Farmasi Indonesia. 8(2):1- 7.

Winarsi, H. (2011). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Kanisus.

Sharma, G.J.; Chirangini, Z.A.; Mishra, K.P. 2007. Evaluation of antioxidant and cytotoxic properties of tropical ginger, Zingiber montanum (J. Konig) A Dietr. Gard. Bull. Singap.59, 189โ€“202.

Rowe, R. C., Sheskey, P. J., and Quinn, M. 2009. Handbook of Pharmaceutical Excipients 6th edition. Washington: Pharmaceutical Press.

Juwita, A. P., Yamlean, P. V. Y., dan Edy, H. J. 2013. Formulasi Krim Ekstrak Etanol Daun Lamun (Syringodium isoetiflium). PHARMACON Jurnal Ilmiah FarmasiUNSRAT. 2(2):8-13.

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.
Creative Commons License
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa 4.0.