OPTIMASI ASAM STEARAT DAN SETIL ALKOHOL PADA FORMULA SEDIAAN NIGHT CREAM KEDELAI (Glycine max (L.) Merrill)

Dewi Fitriani Puspitasari, Yani Kresnawati

Sari


Penuaan kulit disebabkan oleh faktor lingkungan, gaya hidup, dan paparan sinar matahari. Pencegahan penuaan kulit dapat diatasi dengan penggunaan kosmetik yang mengandung senyawa isoflavon. Isoflavon diketahui dapat memperlambat proses penuaan kulit. Biji kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa isoflavon yang mengandung fitoestrogen, antioksidan yang mampu mencegah proses penuaan kulit dengan merangsang dan meningkatkan kadar produksi kolagen dan asam hialuronat pada sel fibroblas kulit. Potensi biji kedelai ini akan dimanfaatkan pada pembuatan krim ekstrak etanol biji kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi komponen asam stearat dan setil alkohol pada formula krim ekstrak etanol biji kedelai. Metode penelitian diawali dengan melakukan ekstraksi biji kedelai (Glycine max (L.) Merr.) dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil ekstrak kental yang diperoleh kemudian dilakukan uji skrining fitokimia, selanjutnya, ekstrak etanol biji kedelai diformulasi menjadi sediaan krim. Optimasi formula krim dilakukan  pada komponen asam stearat  dan setil alkohol. Krim dibuat berdasrkan 7 run formula dengan asam stearat pada rentang konsentrasi 1-10% dan setil alkohol dengan rentang konsentrasi 2% - 10%. Optimasi formula menggunakan metode Simplex Lattice Design dengan parameter pH, viskositas, uji daya lekat, daya sebar sebagai respon. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji kedelai mengandung alkaloid, flavonoid, dan triterpenoid/steroid. Formula krim optimal, diperoleh pada konsentrasi asam stearat 16,7%. dan 2,3% setil alkohol. Formula optimal memiliki pH 6,03 ± 0,04, viskositas 250 ± 0,00 dPas, daya lekat 12,33 ± 0,11 detik, daya sebar 18,79 ± 1,33 g.cm/detik.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ambarwati, R. (2017) ‘Tidur, Irama Sirkadian Dan Metabolisme Tubuh.’, Jurnal Keperawatan, X, pp. 42–46.

Andarina, R. Dan Djauhari, T. (2017) ‘Antioksidan Dalam Dermatologi.’, Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 4, pp. 39–48.

Bajaj, S., Singla, D. and Sakhuja, N. (2012) ‘Stability testing of pharmaceutical products’, Journal of Applied Pharmaceutical Science, 2(3), pp. 129–138. doi: 10.7324/JAPS.2012.2322.

D Gozali, M Abdassah, A Subghan, S. L. (2009) ‘Formulasi Krim Pelembab Wajah Yang Mengandung Tabirsurya Nanopartikel Zink Oksida Salut Silikon’, Jurnal Farmaka, 7(1), pp. 37–47.

Dayan, N. (2016) Handbook Of Formulating Dermal Applications. Canada: Scrivener.

Eliska, H., Gurning, T., Wullur, A.C., Dan Lolo, W. A. (2016) ‘Formulasi Sediaan Losio Dari Ekstrak Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus L. (Merr)) Sebagai Tabir Surya’, Pharmacon, 5, pp. 110–115.

Hayati, K., Mutiara, H.S., Agustina, D., Manalu, T.A., Dan Sitepu, K. (2020) ‘Pengaruh Minyak Zaitun (Olive Oil) Terhadap Kerusakan Integritas Kulit Pada Pasien Dm Tipe Ii Di Kecamatan Pagar Merbau.’, Jurnal Keperawatan Dan Fisioterapi (Jkf), 3, pp. 6–12.

Kalangi, S. J. R. (2014) ‘Histofisiologi Kulit’, Jurnal Biomedik, 5, pp. 12–20.

Kurosu, M. (2011) Biologically Active Molecules From Soybeans. Soybean And Health,. Available at: https://www.researchgate.net/publication/221916376_Biologically_Active_Molecules_from_Soybeans.

Liu, T., Li, N., Yan, Y. Qi, Liu, Yan, Xiong, K., Liu, Yang, D. (2020) ‘Recent Advances In The Anti-Aging Effects Of Phytoestrogens On Collagen, Water Content, And Oxidative Stress.’, Phytotherapy Research, 34, pp. 435–447.

Mukhtarini (2011) ‘Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, Dan Identifikasi Senyawa Aktif.’, Jurnal Of Pharmacy, VII, p. 361.

Murina, A. T., Kerisit, K. G. and Boh, E. E. (2012) ‘Mechanisms of skin aging’, Cosmetic Dermatology, 25(9), pp. 399–402. doi: 10.17533/udea.iatreia.v30n2a05.

Ningsih, M.A.L., Lianastuti, M., Suciyanti, Q.P., Dan Yuniarsih, N. (2022) ‘Potensi Tabir Surya Pada Berbagai Tanaman Herbal.’, Jurnal Health Sains, 3, pp. 2003–2005.

Pratama, A. N. and Busman, H. (2020) ‘Potensi Antioksidan Kedelai (Glycine Max L) Terhadap Penangkapan Radikal Bebas’, Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), pp. 497–504. doi: 10.35816/jiskh.v11i1.333.

Raharjeng, S. W. et al. (2021) ‘Formulasi dan Evaluasi Serum Anti Jerawat Berbasis Minyak Atsiri Curcuma zedoaria’, Artikel Pemakalah Paralel, VI, pp. 406–415.

Septiana, D., Masruriati, E. and Fajaryanti, N. (2019) ‘Uji Stabilitas Fisik Krim Ekstrak Etanol Temulawak Dengan Perbedaan Konsentrasi Asam Stearat’, Dalam: Jurnal Farmasetis, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, Kendal., 9(1), pp. 7–14.

Sharon, N., Anam, S., D. Y. (2013) ‘Formulasi Krim Antioksidan Ekstrak Etanol Bawang Hutan (Eleutherine Palmifolia L. Merr.).’, Online Jurnal Of Natural Science, 2, pp. 111–122.

Siregar, C dan Wikorso, S. (2010) Teknologi Farmasi Sediaan Tablet Dasar-Dasar Praktis. jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Sopianti, D. S. (2021) ‘Formulasi Lulur Krim Dari Ekstrak Agarosa Gelidium Sp Sebagai Antioksidan Yang Diuji Dengan Dengan Metode Dpph.’, Jurnal Ilmiah Pharmacy, 8, pp. 53–64.

Voigt, R. (1994) Buku Pelajaran Teknologi Farmasi. Universitas Gajah Mada Press.

Waqas, M.K., Akhtar, N., Mustafa, R., Jamshaid, M., Khan, H.M.S., Dan Murtaza, G. (2015) ‘Dermatological And Cosmeceutical Benefits Of Glycine Max (Soybean) And Its Active Components.’, cta Poloniae Pharmaceutica - Drug Research, 72, pp. 3–11.

Yulia, R. (2020) ‘Analisis Hidrokuinon Pada Beberapa Sediaan Krim Malam Dengan Metoda Spektrofotometri Uv-Vis. Scientia ’:, Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 10, p. 128.




DOI: http://dx.doi.org/10.52689/higea.v17i1.678

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##

https://montes.da.upm.es/

https://csdmm.da.upm.es/

slot gacor hari ini